Minggu, 10 April 2011

waktu dan tempat menghapal ilmu

Waktu dan Tempat
Menghafal Ilmu. SESEORANG hendaknya membagi
waktu siang dan malamnya.
Semestinya dia memanfaatkan
umurnya, karena sisa umur seseorang
tidak ternilai harganya. - Waktu terbaik untuk menghafal
adalah waktu sahur.
- Waktu untuk membahas/meneliti
(suatu permasalahan) adalah di awal
hari.
- Waktu terbaik untuk menulis adalah di tengah siang.
- Waktu terbaik untuk menelaah dan
mengulang (pelajaran) adalah malam
hari. Al-Khathib rahimahullah berkata:
“Waktu terbaik untuk meng hafal adalah waktu sahur, setelah itu
pertengahan siang, kemudian waktu
pagi.” Beliau berkata lagi: “Menghafal di malam hari lebih bermanfaat daripada
di siang hari, dan menghafal ketika
lapar lebih bermanfaat daripada
menghafal dalam keadaan kenyang. ” Beliau juga berkata: “Tempat terbaik untuk menghafal adalah di dalam
kamar, dan setiap tempat yang jauh
dari hal-hal yang melalaikan. ” Beliau menyatakan pula: “Tidaklah terpuji untuk menghafal di hadapan
tetumbuhan, yang menghijau,atau di
sungai, atau di tengah jalan, di tempat
yang gaduh, karena hal-hal itu
umumnya akan menghalangi
kosongnya hati. ” (Diambil dari Tadzkiratus Sami ’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Muta’allim, karya Al-Qadhi Ibrahim bin Abil Fadhl ibnu Jamaah Al-Kinani
rahimahullah, hal. 73-73, cet. Darul
Kutub Al-Ilmiyyah) Sumber: Majalah Asy Syari ’ah, No. 54/ V/1430 H/2009, rubrik Permata Salaf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar